Di samping Duolingo
Pertahankan Duolingo. Tambahkan memori.
Duolingo teman yang hebat untuk membangun dasarmu. Streak-nya bikin kamu terus muncul tiap hari, bahkan dia mengulas kata-katanya sendiri sambil jalan. Cuma saja itu berlaku untuk katanya sendiri, memang begitu desainnya. Koboshi menyimpan sisanya: kata yang kamu temui di YouTube, di ChatGPT, di buku, direview sebelum kamu lupa.
Setiap aplikasi mengingat katanya sendiri. Koboshi mengingat kata-katamu.
Momen yang jadi alasan Koboshi dibuat
Kamu dengar kata baru di cerita Duolingo. Di sana kamu tidak bisa menyimpannya, dan kamu jago melupakan.
Sebelum
Tangkap layarnya, atau tempel ke ChatGPT. Penjelasannya bagus. Percakapannya terus bergulir. Minggu depan katanya sudah hilang.
Dengan Koboshi
Simpan dalam hitungan detik. AI menjelaskannya sekali, dengan benar, lengkap dengan contoh dan makna yang sama di bahasa lainmu. Koboshi membawanya kembali tepat sebelum kamu lupa. Katanya tetap ada.
Seluruh sistemnya, dalam dua baris
Memang sesederhana ini.
Pertanyaan
Jawaban yang jujur.
Haruskah aku berhenti pakai Duolingo demi ini?
Tidak. Tugasnya beda. Duolingo membangun kebiasaan dan dasarnya. Koboshi menyimpan kata yang kamu temui, dari mana saja.
Apakah Koboshi bisa impor dari Duolingo?
Tidak ada ekspor resmi dari Duolingo. Menyimpan kata begitu kamu menemuinya cuma butuh beberapa detik. Kata yang tersimpan di ChatGPT atau catatan bisa diimpor.
Aku sudah selesai kursusnya. Terus apa?
Kosakata jadi tembok utamanya. Lihat halaman kosakata B1-B2.
Selanjutnya
Sudah berbulan-bulan menempel kata di ChatGPT?
Kata-katanya tidak hilang. Ada cara rapi buat mengeluarkan semuanya.
Pertahankan streak-mu. Pertahankan kata-katamu juga.
Mulai gratis. Simpan kata-kata yang menonjol, dan biarkan Koboshi membawanya kembali.
Paket gratis untuk mulai.